Deskripsi Produk
Multi Attachments Mini Skid Steer loader
Mini skid steer loader allows you to pair it with many attachments you may already own and use, while 1 loader can for various function. Daso mini-skid steer loader can attach different attachments, such as bucket, excavator, auger, trencher, hydraulic breaker, pallet forks, tiller, 4 in 1 bucket, wood chipper, root grapple and so on, to ensure that the work you might do has an attachment to complete.
Fitur Utama
1) Japanese original CHINAMFG ,diesel engine 25HP
2) Italian Hydrocontrol valve
3) American CHINAMFG pump
4) American WHITE Motor
5) Multi-function and wide applications
6) Double oil tanks designed for backup
7) Simple and clear operation system
8) Quick Hitch system
9) Track replacement fast and flexible ,reduce damage to the ground.
10) Easy to repair, the observation and the operation windows are opened on both sides of vertical plate.
The shipping cost offered base on by sea , if you need to by air or by express please contact supplier.
|
JHZA-25 |
|||
|
Barang |
Main description |
Metric |
Inch |
|
A |
Panjang |
2588mm |
102″ |
|
B |
Height |
1096mm |
43″ |
|
C |
Maximum hinged height |
1905mm |
75″ |
|
D |
Length without bucket |
1835mm |
72″ |
|
E |
Distance between wheels |
920mm |
36″ |
|
F |
Radius of rear suspension turn |
726mm |
28″ |
|
G |
Distance to the ground |
170mm |
7″ |
|
H |
Unloading height |
1015mm |
40″ |
|
I |
Maximum high unloading angle |
37° |
37° |
|
J |
Bucket angle in the air |
26° |
26° |
|
|
Weight without the attachment |
1038kg |
2288lb |
Hydraulic system
|
Flow of hydraulic system |
54.8L/MIN |
|
Max pressure of the walking mechanism |
21MPA |
|
Rated pressure of the working device |
17.5MPA |
|
Flow of auxiliary systems |
49L/MIN |
|
Hydraulic tank volume |
53L |
|
Connector mode |
Flat sealed quick connector |
Engine
|
Emission Standards |
EU Stage III / US EPA4 |
|
Pabrikan |
Kubota-D1105-E4B |
|
Fuel / Cooling |
Diesel/Water cooling |
|
Cylinders |
3 |
|
Power |
1805kw/25.2hp&3000rpm/min |
|
Displacement |
1.123L |
|
Oil tank volume |
43L |
|
Air filter |
Heavy duty two-stage safety air filter |
With Auger:
Auger Diameter: ∅200-∅600mm (∅8-∅24″)
Auger Depth: 1-1000mm(1-39″)
Auger Weight: 134-181kg(295-399lbs)
With Tiller:
Working Width: 1000mm (39″)
Working Depth: 60-150mm(2.4-6″)
Blade Numbers: 28Pieces
Weight: 209kg(461lbs)
Size(L*W*H):1200*680*520(MM)(47*27*20″)
With Trencher:
Working Width: 155mm (6″)
Working Depth: 900mm(35″)
Speed: 0.7m/min
Weight: 180kg(396.8lbs)
Size(L*W*H):1527*1571*895(MM)(60*40*35″)
Detailed Images
Easy controlled attachment joint and quick hitch plate,JHZA-25 can change attachments quickly and easily.One loader can for various function!
Mengapa memilih kami?
Daso strives for excellent quality and efficiency, focus on standardized procedures and customer experience improvement. This results in an extensive service offering that includes:
• Quick response
• Accurate and efficient order processing
• Quality inspection support
• On-time and error-free delivery
• Video technical support
• Prompt parts & free toolkit supply
We aim to satisfy our customer’s request, based on a CHINAMFG understanding and position for our customers’ needs.
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Layanan Purna Jual: | Mendukung |
|---|---|
| Jaminan: | Mendukung |
| Sertifikasi: | CE |
| Kustomisasi: |
Tersedia
| Permintaan Khusus |
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
| Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Bagaimana cara memastikan ketegangan rantai motor yang tepat?
Untuk memastikan ketegangan rantai motor yang tepat, langkah-langkah berikut dapat diikuti:
1. Konsultasikan Panduan Produsen:
Merujuklah pada panduan dan spesifikasi pabrikan untuk rantai motor tertentu yang digunakan. Mereka sering kali memberikan nilai dan prosedur pengencangan yang direkomendasikan.
2. Periksa Ketegangan Awal:
Pastikan tegangan awal rantai motor diatur dengan benar selama pemasangan. Ini melibatkan penyesuaian tegangan sesuai spesifikasi pabrikan berdasarkan panjang dan jenis rantai.
3. Mengukur Lendutan:
Ukur defleksi rantai untuk menentukan apakah masih dalam kisaran yang direkomendasikan. Defleksi mengacu pada jumlah pergerakan vertikal rantai ketika tekanan diterapkan pada titik tertentu.
4. Gunakan Alat Pengencangan:
Gunakan alat pengencang yang tepat untuk menyesuaikan ketegangan rantai motor secara akurat. Alat-alat ini dapat membantu memastikan pengencangan yang konsisten dan akurat di sepanjang rantai.
5. Periksa Keselarasan:
Pastikan rantai motor sejajar dengan benar dengan sproket dan puli yang berinteraksi dengannya. Ketidaksejajaran dapat menyebabkan distribusi tegangan yang tidak merata dan mengakibatkan keausan dini serta potensi kegagalan.
6. Inspeksi Rutin:
Periksa rantai motor secara berkala untuk melihat tanda-tanda keausan berlebihan, peregangan, atau pemanjangan. Jika ditemukan masalah, ambil tindakan yang sesuai seperti menyesuaikan ketegangan atau mengganti rantai.
Penting untuk dicatat bahwa pengencangan rantai motor yang tepat sangat penting untuk pengoperasiannya yang andal. Pengencangan yang tidak tepat dapat menyebabkan keausan dini, peningkatan kebisingan, dan penurunan efisiensi. Selalu ikuti rekomendasi pabrikan dan konsultasikan dengan profesional berpengalaman jika perlu.

Bagaimana cara melumasi dan merawat rantai motor dengan benar?
Pelumasan dan perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan umur pakai rantai motor yang panjang. Berikut adalah langkah-langkah untuk melumasi dan merawat rantai motor dengan benar:
1. Bersihkan rantai: Sebelum melumasi, bersihkan rantai motor untuk menghilangkan kotoran, serpihan, atau pelumas lama. Gunakan cairan pembersih yang sesuai dan sikat atau kain untuk menggosok rantai dengan lembut. Pastikan rantai benar-benar kering sebelum melanjutkan.
2. Pilih pelumas yang tepat: Pilih pelumas yang dirancang khusus untuk rantai motor. Pertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi pengoperasian, suhu, dan persyaratan beban saat memilih pelumas. Konsultasikan rekomendasi pabrikan atau mintalah saran profesional jika perlu.
3. Oleskan pelumas: Oleskan pelumas secara merata ke seluruh panjang rantai motor. Gunakan aplikator yang sesuai atau botol semprot untuk memastikan pelumasan menyeluruh. Berikan perhatian khusus pada titik kontak antara rantai dan sproket.
4. Bersihkan pelumas berlebih: Setelah mengoleskan pelumas, biarkan meresap ke dalam rantai selama beberapa menit. Kemudian, gunakan kain atau lap untuk menyeka pelumas berlebih. Ini membantu mencegah penumpukan kotoran dan serpihan pada rantai.
5. Inspeksi rutin: Periksa rantai motor secara rutin untuk melihat tanda-tanda keausan, korosi, atau kerusakan. Perhatikan adanya pemanjangan, pelat yang retak, pin yang rusak, atau kelonggaran yang berlebihan. Jika ditemukan masalah, ambil tindakan yang sesuai, seperti mengganti rantai atau memperbaiki komponen yang rusak.
6. Penyesuaian tegangan: Periksa tegangan rantai motor secara teratur. Tegangan yang tidak tepat dapat menyebabkan keausan berlebihan dan mengurangi kinerja rantai. Ikuti panduan pabrikan atau konsultasikan dengan profesional untuk memastikan tegangan yang tepat.
7. Jadwal perawatan: Tetapkan jadwal perawatan untuk rantai motor. Ini termasuk pembersihan rutin, pelumasan, inspeksi, dan penyesuaian atau penggantian yang diperlukan. Patuhi jadwal tersebut untuk menjaga rantai dalam kondisi optimal.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan melakukan perawatan rutin secara berkala, Anda dapat memaksimalkan kinerja dan masa pakai rantai motor Anda.

Apa perbedaan rantai motor dengan rantai biasa?
Rantai motor, juga dikenal sebagai rantai transmisi daya, berbeda dari rantai biasa dalam hal desain dan tujuannya. Berikut adalah perbedaan utamanya:
1. Kapasitas Beban: Rantai motor dirancang khusus untuk menangani beban yang lebih tinggi dibandingkan rantai biasa. Rantai ini dibuat untuk mentransmisikan daya dan gerakan antara berbagai komponen dalam sistem mekanis.
2. Presisi dan Akurasi: Rantai motor seringkali memiliki profil gigi atau sistem rol yang presisi yang memastikan penempatan dan sinkronisasi komponen yang akurat. Hal ini penting dalam aplikasi seperti mesin, di mana pengaturan waktu yang tepat sangat penting.
3. Daya Tahan dan Kekuatan: Rantai motor dirancang untuk menahan beban berat, kecepatan tinggi, dan pengoperasian terus menerus. Rantai ini dibuat menggunakan material berkualitas tinggi dan teknik manufaktur canggih untuk memastikan daya tahan dan kekuatan.
4. Pelumasan dan Perawatan: Rantai motor mungkin memerlukan pelumasan khusus untuk mengurangi gesekan dan keausan, sehingga memastikan pengoperasian yang lancar. Perawatan rutin, seperti pemeriksaan berkala dan pelumasan, penting untuk menjaga rantai dalam kondisi optimal.
5. Desain Spesifik Aplikasi: Rantai motor dirancang untuk aplikasi spesifik, seperti transmisi daya pada mesin, sistem konveyor, atau peralatan pengangkat. Rantai ini direkayasa untuk memenuhi persyaratan unik dari aplikasi tersebut, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kapasitas beban, kecepatan, lingkungan, dan kondisi operasional.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun rantai motor dirancang untuk aplikasi spesifik, rantai tersebut mungkin memiliki kemiripan dengan rantai biasa dalam hal konstruksi dan fungsionalitas dasar. Namun, rantai motor direkayasa untuk menangani beban yang lebih tinggi, memberikan transmisi gerakan yang presisi, dan memastikan kinerja yang andal dalam lingkungan industri yang menuntut.


editor by CX 2024-04-22